PERBEDAAN TOPIK, TEMA dan JUDUL
PERBEDAAN TOPIK, TEMA dan JUDUL
Apakah
perbedaan antara Topik, Tema dan Judul ? Bagaimana
cara membedakannya? Pasti masi banyak yang bingung mengenai perbedaannya.
Disini saya akan coba untuk mengulas sedikit mengenai ketiga hal tersebut.
TOPIK
Kalimat
topik adalah kalimat yang paling terpenting dalam sebuah paragraph karena
merupakan ide utama dalam paragraph tersebut. Topik juga mengontrol dan
membatasi ide yang didiskusikan dalam paragraph. Kalimat topik dibagi menjadi
dua bagian yaitu topik dan pengontrol ide, sedangkan topik adalah subject yang
kita bicarakan.
Syarat topik yang baik,adalah :
a. Topik harus menarik perhatian penulis.
Topik
yang menarik perhatian akan memotivasi pengarang penulis secara terus-menerus
mencari data-data untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.Penulis
akan didorong agar dapat menyelesaikan tulisan itu sebaik-baiknya.Suatu topik
sama sekali tidak disenangi penulis akan menimbulkan kesalahan.Bila terdapat
hambatan ,penulis tidak akan berusaha denngan sekuat tenaga untuk mengumpulkan
data dan fakta yang akan digunakan untuk memecahka masalah.
b.
Diketahui
oleh penulis.
Penulis hendaklah mengerti atau mengetahui meskipun baru prinsip-perinsip
ilmiahnya.
Contoh:
• Mencari sumber-sumber data .
• Metode atau penerapan yang digunakan.
• Metode analisis yang akan digunakan.
• Buku-buku referensi yang digunakan.
c.
Jangan
terlalu baru,jangan terlalu teknis dan jangan terlalu kontroversial.
Bagi
penulis pemula,topik yang baru kemungkinan belum ada referensinya dalam kepustakaan.Topik
yang terlalu teknis kemungkinan dapat menjebak penulis bila tidak benar-benar
menguasai bahan penulisannya.Topik yang kontroversial akan menimbulkan
kesulitan untuk bertindak secara objektif.
d.
Bermanfaat.
Topik
yang dipilih hendaknya bermanfaat. Ditinjau dari segi akademis dapat
mengembangkan ilmu pengetahuan dan dapat berguna dalam ehidupan sehari-hari
maupun dari segi praktis.
e.
Jangan
terlau luas.
Penulis
harus membatasi topik yang akan ditulis.Setipa penulis harus betul-betul yakin
bahwa topik yang dipilihnya cukup sempit dan berbatas untuk digarap sehingga
tulisannya dapat terfokus.
f.
Topik
yang dipilih harus berada disekitar kita.
g.
Topik
yang dipilih harus yang menarik.
h.
Topik
yang dipilih ruang lingkup sempit dan terbatas.
i.
Topik
yang dipilih memiliki data dan fakta yang obyektif.
j.
Topik
yang dipilih harus kita ketahui prinsip-prinsip ilmiahnya. topik yang di pilih
jangan terlalu baru.
k.
Topik
yang dipilih memiliki sumber acuan.
Cara
pembatasan Topik yaitu :
Pembatasann topik sekurang-kurangnya dapat membantu pengarang dalam beberapa
hal:
1. Memungkinkan pennulis penuh
dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa topik tersebut benar-benar diketahuinya.
2. Memungkinkan penulis mengadakan
penelitian lebih intensif mengenai masalahnya.
Cara
membatasi sebuah topik dapat dilakukan dengan cara;
a.
Tetapkanlah
topik dalam kedudukan central.
Contoh; Komunikasi.
b.
Ajukan
pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat dirinci , bila dapat tetapkan lah.
c.
Tetapkanlah yang mana subtopik yang
akan dipilih
d.
Ajukan
pertanyaan apakah subtopik yang dipilih masih dapat dirinci lebih lanjut.
TOPIK YANG BAIK
Topik
yang baik itu adalah topik yang mempunyai kriteria seperti dibawah ini:
a.
Penulis
menguasainya dengan baik dan mengetahui prinsip-prinsip ilmiahnya
b.
Menarik
untuk ditulis dan di baca
c.
Jangan
terlalu baru,teknis dan kontroversial
d.
Bermanfaat
e.
Jangan
terlalu luas
f.
Topik
yang dipilih harus ada di sekitar kita
g.
Memiliki
ruang lingkup yang sempit dan terbatas
h.
Memiliki
data dan fakta yang objektif
i.
Memiliki
sumber acuan atau referensi
Contoh
topik yang baik dan terbatas:
Upaya
mengembangkan robot cerdas bagi pelayanan pasien di Rumah Sakit
==> Jadi, robot cerdas ini dikembangkan terbatas bagi pelayanan pasien di Rumah Sakit
TEMA
Tema
merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran dalam membuat suatu tulisan. Di
setiap tulisan pastilah mempunyai sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan
dianjurkan harus memikirkan tema apa yang akan dibuat. Dalam menulis
cerpen,puisi,novel,karya tulis, dan berbagai macam jenis tulisan haruslah memiliki
sebuah tema. Jadi jika diandaikan seperti sebuah rumah, tema adalah atapnya.
Tema juga hal yang paling utama dilihat oleh para pembaca sebuah tulisan. Jika
temanya menarik, maka akan memberikan nilai lebih pada tulisan tersebut.
Syarat
Tema yang baik, adalah :
1. Tema menarik perhatian penulis.
Tema
yang menarik perhatian penulis akan memungkinkan penulis berusaha terus-
menerus mencari data untuk memecahakan masalah-masalah yang dihadapi, penulis
akan didorong terus-menerus agar dapat menyelesaikan karya tulis itu
sebaik-baiknya.
2. Tema
dikenal/diketahui dengan baik.
Maksudnya
bahwa sekurang-kurangnya prinsip-prinsip ilmiah diketahui oleh penulis.
Berdasarkan prinsip ilmiah yang diketahuinya, penulis akan berusaha sekuat
tenaga mencari data melalui penelitian, observasi, wawancara, dan sebagainya
sehingga pengetahuannya mengenai masalah itu bertambah dalam. Dalam keadaan
demikian, disertai pengetahuan teknis ilmiah dan teori ilmiah yang dikuasainya
sebagai latar belakang masalah tadi, maka ia sanggup menguraikan tema itu
sebaik-baiknya.
3.
Bahan-bahannya dapat diperoleh.
Sebuh
tema yang baik harus dapat dipikirkan apakah bahannya cukup tersedia di sekitar
kita atau tidak. Bila cukup tersedia, hal ini memungkinkan penulis untuk dapat
memperolehnya kemudian mempelajari dan menguasai sepenuhnya.
4. Tema
dibatasi ruang lingkupnya.
Tema
yang terlampau umum dan luas yang mungkin belum cukup kemampuannya untuk
menggarapnya akan lebih bijaksana kalau dibatasi ruang lingkupnya.
TEMA YANG BAIK
Tema
yang baik itu adalah Tema yang mempunyai kriteria atau syarat seperti dibawah
ini:
1.
Menarik
perhatian penulis
2.
Diketahui
dan di pahami penulis
3.
Bermanfaat
4.
Berada
disekitar kita
5.
Ruang
lingkupnya sempit dan terbatas
6.
Memiliki
data dan fakta yang efektif
7.
Memiliki
sumber acuan
JUDUL
Judul
adalah perincian atau penjabaran dari topik. Judul juga merupakan nama yang
dipakai untuk buku, bab dalam buku, kepala berita, dan lain-lain; identitas
atau cermin dari jiwa seluruh karya tulis, bersifat menjelaskan diri dan yang menarik perhatian dan adakalanya
menentukan wilayah (lokasi). Dalam artikel judul sering disebut juga kepala
tulisan.
Ada yang
mendefinisikan Judul adalah lukisan singkat suatu artikel atau disebut juga
miniatur isi bahasan. Judul hendaknya dibuat dengan ringkas, padat dan menarik.
Judul artikel diusahakan tidak lebih dari lima kata, tetapi cukup menggambarkan
isi bahasan. Judul tidak harus sama dengan topik. Jika topik sekaligus menjadi
judul, biasanya karangan akan bersifat umum dan ruang lingkupnya sangat luas. Judul
dibuat setelah selesai menggarap tema, shingga bisa terjamin bahwa judul itu
cocok dengan temanya. Sebuah judul yang baik akan merangsang perhatian pembaca
dan akan cocok dengan temanya.
Judul
hanya menyebut ciri-ciri yang utama atau yang terpenting dari karya itu,
sehingga pembaca sudah dapat membayangkan apa yang akan diuraikan dalam karya
itu. Ada judul yang mengungkapkan maksud pengarang, misalnya dalam sebuah
laporan eksposisi, contohnya : “Suatu Penelitian tentang Korelasi antara
Kejahatan Anak-anak dan Tempat Kediaman yang Tidak Memadai.
Judul
karangan sedapat-dapatnya
1. singkat dan padat
2.
menarik
perhatian
3. menggambarkan garis besar (inti)
pembahasan.
Syarat
Judul yang baik, yaitu :
a. Asli
Jangan menggunakan judul yang sudah pernah ada, bila terpaksa dapat dicarikan
sinonimnya.
b. Relevan
Setelah
menulis,baca ulang karangan anda, lalu carilah judul yang relevan dengan
karangan anda ( harus mempunyai pertalian dengan temanya, atau ada pertalian
dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut).
c. Provokatif
Judul
tidak boleh terlalu sederhana, sehingga(calon) pembaca sudah dapat menduga isi
karangan anda, kalau(calon) pembaca sudah dapat menebak isinya tentu karangan
anda sudah tidak menarik lagi.
d. Singkat
Judul
tidak boleh bertele-tele, harus singkat dan langsung pada inti yang ingin
dibicarakan sehingga maksud yang ingin disampaikan dapat tercermin lewat judul.
e. Harus bebentuk frasa
f. Awal kata harus huruf kapital
kecuali preposisi dan konjungsi,
g. Tanpa tanda baca di akhir judul
karangan,
h. Menarik perhatian,
i.
Logis,
j.
Sesuai
dengan isi.
Judul dibagi menjadi dua,yaitu :
1. Judul langsung :
Judul
yang erat kaitannya dengan bagian utama berita, sehingga hubugannya dengan
bagian utama nampak jelas.
2. Judul
tak langsung :
Judul
yang tidak langsung hubungannya dengan bagian utama berita tapi tetap menjiwai
seluruh isi karangan atau berita.
JUDUL YANG BAIK
Judul
yang baik itu adalah judul yang mempunyai kriteria atau syarat seperti dibawah
ini:
1.
Harus
berbentuk frasa
2.
Tanpa
ada singkatan atau akronim
3.
Awal
kata harus huruf kapital, kecuali preposisi dan konjungsi
4.
Tanpa
tanda baca di akhir judul
5.
Menarik
6.
Logis
7.
Sesuai
dengan Isi
CARA MENGGALI TOPIK YANG BAIK
Topik
yang terlalu luas menghasilkan tulisan yang dangkal, tidak mendalam, dan tidak
tuntas. selain itu, pembahasan tidak menjadi tidak fokus pada masalah utama
yang di tulis atau dibaca. akibtnya, pembahasan menjadi panjang, namun tidak
berisi. sebaliknya, topik yang terlalu sempit menghasilkan tulisan yang tidak
(kurang) bermanfaat bagi pembacanya. selain itu, karangna menjadi sulit
dikembangkan, hubungan variabel kuran gjelas, tidak menarik untuk dibahas atau
dibaca.
Oleh
karena itu, pembahasan topik harus dilakukan secara cermat, sesuai dengan
kemampuan dana, tenaga, waktu, tempat dan kelayakan yang dapat diterima oleh
pembacanya.
Komentar
Posting Komentar