LAPORAN PRATIKUM PEMELIHARAAN PERANGKAT KOMPUTER INSTALASI SYSTEM OPERASI WINDOWS
Jika ingin Filenya bisa di download di:
https://drive.google.com/file/d/1IA6d6iU1TrKoy9KI9cGVyZoHZGc6rzTk/view?usp=sharing
disarankan untuk di download saja dokumennya karena jika di web ini gambarnya tidak keluar, terimakasih
LAPORAN
PRATIKUM PEMELIHARAAN PERANGKAT KOMPUTER
“INSTALASI
SYSTEM OPERASI WINDOWS”
DISUSUN OLEH :
AZELLA SEPTARY 15076012
MUHAMMAD YUSUF 15076015
NURVA AFITRI 15076016
DOSEN P. KHAIRI BUDAYAWAN
PENDIDIKAN INFORMATIKA DAN
KOMPUTER
TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS
TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2016
A. Tujuan
1. memahami fungsidan peranan sistem operasi
pada komputer.
2. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan
Format dan Partisi harddisk.
3. Mahasiswa dapat menginstall sistem operasi
windows.
B. Alat dan Bahan
1. Komputer multimedia.
2. Vitual Box
3. Software Sistem Operasi Windows XP
bootable.
4. CD Driver.
C. Materi Teoritis
1. Sistem Operasi
Sistem Operasi atau Operarting System adalah
perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen
perangkat keras serta operasioperasi dasar sistem, termasuk menjalankan
software aplikasi seperti programprogram pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama
yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software
lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan
melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum
tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka
user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas
inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi.
Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan
"kernel" suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari
beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke
dalam memory
2. Kernel,
yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command
Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input
dari pengguna
4.
Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware
eksternal, sekaligus untuk
mengontrol mereka.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang
berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan
beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem
Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking
Operating System. Beberapa Sistem Operasi
berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input
pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi
bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut
sebagai Desktop OS,
sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer
sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows
Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98,
dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000,
Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan
dirilis pada tahun 2009, dan Windows Orient yang akan dirilis pada tahun
2014)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX,
seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley
Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis
kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang
biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan
peluncuran versi 10.5 (Leopard).
Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan
banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari
sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.
2. Hard Drive
Hard Drive atau sering juga disebut Hard Diskmerupakan sebuah
peranti penyimpanan (storage) yang merekam data secara cepat menjadi pulsa
magnetik pada sebuah platter/disk metal yang berputar. Hard drive menyediakan penyimpanan
data dimana semua komputer modern membutuhkannya. Sebuah hard drive menyimpan
informasi dengan menempatkan sebuah medan magnetik melalui permukaan sebuah
disk berlapis material bermagnet yang bergerak berputar.
Prinsip utama sebuah hard drive sangat mirip dengan yang digunakan
pada sebuah perekam tape atau video. Sebuah hard drive menyimpan data digital sebagai
titik mangetik pada permukaan sebuah disk. Sebuah bit (data dikomposisikan
sebagai bit) menyatakan nilai 0 saat disk dimagnetisasi pada satu arah, dan
bernilai 1 bila arahnya berlawanan.
Hard drive menggunakan sebuah perangkat perekam yang dinamakan "head"
untuk menulis dan membaca data dari setiap permukaan platter. Drive memposisikan
sebuah head, bergantun sebuah lengan yang dapat bergerak, dengan jarak
mikroskopis di atas permukaan platter pada tiap sisinya. Jadi untuk hard drive yang
memiliki lima platter akan memiliki sepuluh buah head yang bergantung pada sepuluh
buah lengan motorik. Elemen lainnya di dalam head membaca data yang direkam
dengan merasakan medan magnet pada setiap bit magnetis yang disebutkan saat
melewati elemen yang dibaca.
Drive merekam data pada sebuah lingkaran konsentris yang disebut
"track", dan membagi setiap track menjadi segmen yang dikenal sebagai
"sector". Anda dapat membayangkan bahwa track dapat diartikan sebagai
sebuah rak buku dimana tiap segmennya diartikan sebagai buku-buku di dalamnya.
Bila sistem operasi membutuhkan sebuah file yang berlokasi pada track dan
sector tertentu, maka ia akan mengirimkan permintaan tersebut kepada hard drive
untuk mendapatkan data tersebut berdasarkan alamat tertentu itu.
File System
Apakah File System? File System merupakan metode penyimpanan dan pengorganisasian
file atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file tersebut. Kita
mengenal ada beberapa media penyimpan, seperti : disket, CD-ROM, hard disk,
flash disk.
File system yang akan dibahas adalah file system buatan Microsoft
(MS-DOS, Win95/98, 2000, NT, XP, Vista). Kapasitas yang disediakan oleh
masing-masing sistem operasi tentunya berbeda. Tentunya Anda pernah mengenal
ada beberapa istilah berikut FAT/FAT16 (File Allocation Table), VFAT(Virtual
File Allocation Table), FAT32, NTFS (New Technology File System). Tahukah Anda
bahwa setiap file system di atas memiliki keunikan. Berikut ini uraian secara
singkatnya:
1. FAT(File Allocation Table) atau FAT16
Digunakan
pada MS DOS dan Win3x. hanya mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas
2 Gigabyte(1 Gigabyte= 1024 Megabyte). Jumlah file yang mampu dibaca pada root
directory: 512 file, sedangkan pada nondirektori sebesar 65.335, tidak
mendukung long file names(hanya format 8.3) dan file security.
2. VFAT(Virtual File Allocation Table)
Digunakan pada Win95, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas
4 gigabyte. Jumlah file yang mampu dibaca pada root directory: 512 file,
sedangkan pada nondirektori tak terbatas, mendukung long file names dan belum
memiliki file security.
3. FAT32
Digunakan pada Win98, mampu menyimpan dan membaca file dengan kapasitas
4 Terabyte(1 Terabyte= 1024 Gigabyte). Jumlah file yang mampu dibaca pada root
directory dan nondirektori tak terbatas, untuk fasilitas long file names dan
files security sama dengan VFAT, memiliki keunggulan perbaikan otomatis file.
4. NTFS(New Technology File System)
Digunakan pada Win2000,XP, Vista, mampu menyimpan dan membaca file
dengan kapasitas 16 Exabyte(1 Exabyte= 1024 Terabyte). Fasilitas jumlah file yang
mampu dibaca pada root directory dan nondirektori, long file names sama dengan
FAT, memiliki keunggulan perbaikan otomatis file, files security, files level
compression, serta mendukung dual file fork(macintosh) dan POSIX. Teknologi
File System yang dikembangkan Microsoft saat ini berbasis NTFS, karena
kebutuhan sotware dan hardware saat ini yang kian hari kian pesat. NTFS merupakan
file system yang cukup stabil.
Partisi Harddisk
Partisi Harddisk ialah proses
memberi bagian atau memecah ruang harddisk yang tersedia menjadi beberapa bagian.
Contoh, jika kita mempunyai harddisk sebesar 40
GB yang belum di partisi, maka jika kita membuka windows explorer maka akan terbaca
sebagai Local Disk (C:) namun terkadang kita melihat di komputer lain dengan besar
harddisk yang sama tetapi terbaca 2 bagian yaitu Local Disk (C:) dan Local Disk (D:), inilah yang dimaksud harddisk di partisi menjadi 2 bagian yang
besarnya masing-masing bagian itu bisa kita sesuaikan. Mempartisi harddisk
artinya membagi ruang memori pada harddisk. Setiap harddisk minimal harus
dipartisi satu kali, dan menyesuaikan dengan sistem operasi yang akan digunakan..
Sebuah komputer yang menginstal lebih dari satu sistem operaai biasanya
mempunyai beberapa partisi. Keuntungan dari partisi yang lebih dari satu antara
lain dapat meminimalisir keruwetan pada sistem operasi, data dapat dibuat lebih
aman, penggunaan ruang hasrddisk yang efisien, memudahkan back up data dan
pencarian file.
Dalam sebuah harddisk memiliki beberapa tipe
partisi, yaitu :
1. Partisi Primary
Partisi
primary merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data.
Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yang pertama kali diakses
komputer untuk booting.
2. Partisi Extended
Partisi
extended juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi extended berfungsi
untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi extended tidak
menangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakan nya kita
harus menciptakan partisi logical terlebih dahulu.
3. Partisi Logical
Partisi
logical merupakan partisi sampingan yang terdapat partisi extended. Partisi
logical mampu menampung berbagai macam file data.
Format Harddisk
Format harddisk merupakan
suatu cara pemberian file system pada harddisk agar harddisk dapat digunakan
seefesien mungkin dengan mengetahui terlebih dahulu sistem operasi apa yang
akan digunakan. Format harddisk dilakukan setelah kita selesai mempartisi
harddisk. File System yang diberikan pada harddisk kita kenal dengan istilah
FAT (File Alocation Table), disinilah kunci dari seluruh pengelolaan informasi
pada harddisk atau istilah lainnya File System. File sistem bertugas untuk
mengalokasikan ruang data informasi dalam harddisk serta mengatur ruang-ruang
yang masih kosong.
File sistem juga bertanggung jawab untuk merawat nama-nama file
dan direktori 6 serta dimana file-file tersebut ditempatkan. file sistem
terdiri dari 3 bagian penting,yaitu (1) boot record dan sistem operasi, (2)
direktori dan (3) file-file.
Setiap sistem opersai mempunyai file sistem yang berbeda-beda.
Berikut jenis jenis
file sistem
yang perlu anda ketahui.
D.
Langkah Kerja
Kita akan menginstalasi windows xp menggunakan aplikasi
virtual box.
Pertama kita akan menginstal
wvirtual box dulu
Cara menginstalasi vitual box
1. Buka softwere aplikasi vitual box setelah itu akan muncul
tampilan seperti di bawah
2. Klik yes seperti gambar di bawah ini :
Setelah mucul gambar seperti di bawah ini, klik next seperti gambar
3. Pilih virtualBox Application lalu klik next :
4. Setelah itu muncul tampilan seperti ini, lalu klik
next :
5. Muncul tampilan seperti ini, lalu klik yes :
6. Muncul tampilan seperti ini, lalu klik install :
7. Muncul tampilan seperti ini, lalu tunggu :
8. Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini, lali klik instal.
9. Dan akan muncul tampilan seperti ini, klik finish maka menginstal
virtual box selesai.
10.
Klik new pada virtual box lalu ketik nama di kolom name seperti pada
gambar lalu klik next:
11.
Lalu setelah itu akan tampil gambar seperti ini dimana kita disuruh
membentuk jumlah memori
12.
Lalu kita akan membuat partisi seperti pada gambar klik create
13.
Maka akan tampil seperti gambar dibawah ini klik next
14.
Lalu muncul gambar seperti di bawah ini pilih Dynamically allocated lalu
klik next
15.
Kemudian kita akan memilih ukuran partisi seperti pada gambar dibawah ini
16.
Setelah proses diatas selesai lalu pada menu virtual box akan ada pilih menu
mulai klik menu mulai seperti pada gambar:
17. Lalu pilih dimana folder
tempat letak nya aplikasi yang akan di install
18. Seperti pada gambar di bawah
ini:
19. Dan setelah itu maka akan
tampil seperti gambar dibawah ini ketika awalnya kosong lalu terisi dengan
dimana letak file nya, klik mulai atau start
20. Maka akan muncul tampilan windows setup seperti di bawah ini
21. Kita akan membuat partisi
baru seperti pada gambar, lalu tekan Enter
22. Dan buat berapa ukuran
partisi yang di inginkan seperti pada gambar
23. Muncul tampilan seperti ini, maka ini di anggap sudah
selesai dalam membuat partisinya.
24. Tampilan seperti ini menandakan kalau partisinya
harus di format dan disarankan untuk memilih yang quick
25. Dan silahkan tunggu
prosesnya
26. Muncullah tampilan proses untuk formatting seperti gambar dibawah ini
27. Setelah selesai proses
formatting maka akan muncul gambar di bawah ini dan silahkan tunggu proses
installasi windows xp nyaa
28. Masih menunggu proses installasi
29. Ketika muncul tampilan
dibawah ini maka, klik next
30. Muncul tampilan seperti ini, klik next
31. Isikan kolom nama dan
organization lalu klik next
32. Muncul tampilan seperti ini, ini untuk mensetting
tanggal bulan tahun dan waktu, lalu klik next
33. Muncul tampilan seperti ini, untuk mensetting lokasi pilih dan klik next
34. Dan kita akan menunggu
proses installasi lagi
35. Muncul tampilan seperti ini, isi kotak putih tersebut
kemudian klik next
36. Lalu kita akan menunggu
proses installasi lagii
37. Masih menunggu proses
installasi nya
38. Masih menunggu proses
installasi nya
39. Masih menunggu proses
installasi nya
40. Masih menunggu proses
installasi nya
41. Masih menunggu proses
installasi nya
42. Masih menunggu proses
installasi nya
43. Sehingga setelah semua
proses installasi selesai maka muncul tampilan
seperti ini, ini belum
selesai masih ada prosesnya.
44. Muncul tampilan seperti ini, klik next
45. Muncul tampilan seperti ini, pilih Not right now klik
next seperti pada gambar
46. Muncul tampilan seperti ini, hitamkan pada kolom yes
lalu klik next
47. Muncul tampilan seperti ini, isikan semua yang diminta
lalu klik next
48. Maka setelah semua selesai
akan muncul tampilan seperti ini,
49. Dan Muncul layar background
pad windows xp tampilan seperti gambar :
Selesai lah kita menginstal windows xp dengan aplikasi virtual box.

Komentar
Posting Komentar