LAPORAN PRATIKUM PEMELIHARAAN PERANGKAT KOMPUTER MESETTING BIOS

 Filenya bisa di download di:

https://drive.google.com/file/d/1KwiqpDyXGliUDVkLXPRFQXtcrfPxCN0j/view?usp=sharing


LAPORAN PRATIKUM PEMELIHARAAN PERANGKAT KOMPUTER

“MESETTING BIOS”



OLEH :

 

AZELLA SEPTARY (15076012)

MUHAMMAD YUSUF(15076015)

NURVA AFITRI(15076016)

 

 

DOSEN PENGAJAR

KHAIRI BUDAYAWAN

 

 

 

 

JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA

PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA KOMPUTER

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2016

A. Tujuan

1. Dengan mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu mengenal BIOS

dalam setiap PC.

2. Mahasiswa dapat mengetahui fungsi setting pada BIOS.

3. Mahasiswa dapat melakukan setting dan konfigurasi pada BIOS.

B. Alat dan Bahan

1. Komponen PC untuk 1 unit lengkap dengan multi media.

2. Buku manual reference untuk komponen PC yang sesuai.

3. Tools set.

C. Materi Teoritis

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:

1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)

2. Memuat dan menjalankan sistem operasi

3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)

4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.

BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.

 

 

 

 

 

Pengenalan BIOS

Setting-an Default BIOS

·         Main

Pada menu Main kita bisa mengetahui Versi Bios, tipe processor, kecepatan processor, sistem waktu dan tanggal, bahasa, berapa kapasitas memori yang terdapat pada gambar di bawah ini :

 

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_104132_1_p.jpg

 

v  Versi Bios “DPP3510J.86A.0216.2007.0502.1916”

v  Kecepatan Processor “1.80 GHz”

v  Tipe processor “Intel Pentium (R) Dual CPU”

v  Total Memory “2048 MB”

v  System Memory Speed “800 MHz”

 

 

 

 

 

 

 

·         Advanced

Menu Advanced kita dapat  membaca Boot Configuration,  Pheriperal Configuration, Drive Configuration, Floppy Configuration,  Event  Log Configuration, Video Configuration, Fan Control, Hardware Monitorin,  Chipset Configuration , dan USB Configuration.

Seperti pada gambar dibawah ini :

 

 

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_101931_1_p.jpg

-          Boot Configuration

Berisi pilihan mengaktifkan NumLock, CPU Fan Control, dan Lowest Fan Speed, serta System Fan Control

 

 

 

-          Peripheral Configuration

Disini bersi tentang apakah kita ingin mengaktifkan atau menon-aktifkan peripheral yang terhubung ke CPU kita

 

-          Drive Configuration

Drive disini berfungsi untuk mendeteksi harddisk, configurasi SATA, dan S.M.A.R.T.

 

 

 

-          Floppy Configuration

Berisi perintah untuk mengaktifkan Diskette Controller, Diskette Write Protect, dan menentukan ukuran Floppy Type

 

-          Video Configuration

Berisi perintah untuk men-share VGA kita jika kebutuhan kita untuk main game maka disini bisa kita rubah share memory nya ke yang paling tinggi

 

 

-          Fan Control

Memberikan informasi mengenai Fan kita, bagaimana responnya otomatis mendeteksi dan dampingnya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

-          Hardware Monitoring

Disini fungsinya menampilkan berapa temperatur CPU kita, Motherboard temperature, CPU FAN Speed, System FAN Speed.

 

 

-          Chipset Configuration

Berisi perintah untuk mengubah PCI Latency Timerdan High Precision Timer

 

-          USB Configuration

Berfungsi untuk meng-enable-kan USB Ports dan USB Legacy.

 

 

 

 

·         Security

Pada Menu Security kita dapat membaca atau mengatur  Set Supervisor Password,  Set User Password, Expansion Card Text, Chassis Intrusion, dan XD Technology

 

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_101955_p.jpg

-          Set Supervisor Password ==> berrfungsi untuk memberikan password pada saat kita masuk

                                                        BIOS

-          Set User Password           ==> berfungsi untuk memberikan password pada saat kita masuk

                                                         pada windows

 jika kita ingin memberikan password pada BIOS kita, usahakan untuk memberikan password yang mudah kita ingat, jika kita sampai lupa maka akan berakibat fatal :v. Solusinya adalah harus reset BIOS,  cara reset BIOS ada banyak sekali bertebaran di internet. Silakan di Browsing !!!

 

·         Power

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_102000_1_p.jpg

Pada menu Power ini kita bisa memilih seperti pilihan pada gambar diatas, diantaranya : 

-          After Power Failure

Ada pilihan Stay off / Last State / Power on

-          Wake on LAN from S5

Stay off / Power on

-          ACPI Suspend State

S3 State, S1 State

-          EIST

Enabled / Disabled

-          Wake system from S5

Enabled / Disabled

·         Boot

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_102028_p.jpg

Nah pada menu Boot ini berguna untuk mengatur apabila kita menghidupkan komputer maka boot mana yang duluan akan dibaca oleh PC, seperti pada gambar diatas boot yang pertama adalah CD/ DVD-ROM Drive (boot yang pertama dibaca), kedua adalah Floppy Drive, begitu selanjutnya.

Jika kita ingin mengubahnya kita bisa menggunakan simbol “ – dan + ” pada keyboard kita

   Bisa dikatakan bahwa menu boot ini berfungsi apabila kita ingin melakukan instalasi pada PC kita, nah pengaturan disni sangat berpengaruh pada instalasi tersebut, apabila ada salah psosisi pada Boot bisa jadi instalasi kita tidak akan berjalan J

   Untuk Boot Device Priority adalah Awal pembacaan BOOT apabila kita ingin melakukan instalasi dan apabila kita menginstal computer maka kita harus mendeklarasikannya kita ingin menginstal dari mana dari CD/DVD atau dari Flashdisk. Nah kalau dari CD/DVD maka BOOT yang paling atas harus diletakkan pembacaan CD/DVD yang paling atas dan jika dari Flashdisk maka BOOT untuk pembacaan Flashdisk yang paling atasnya.

 

 

 

 

·         Exit

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_102036_p.jpg

Menu Exit

Pada menu ini ada beberapa pilihan diantaranya :

-          Exit Saving Changes è artinya kita keluar dari pengaturan tersebut dengan menyimpan perubahan – perubahan yang kita lakukan pada BIOS tersebut

-          Exit Discarding Changes è keluar tanpa menyimpan perubahan

-          Load Optimal Defaults è me-load pengaturan BIOS pada posisi bawaan pabriknya

-          Load Custom Deafaults è me-load pengaturan BIOS pada posisi awalnya

-          Save Custom Changes è menyimpan beberapa perubahan pada BIOS

-          Discard Changes è membuang atau meng-cancel perubahan-perubahan

 

 

 

 

 

 

 

Menu Petunjuk

 

Description: D:\Materi semester 2 ibong\PPK\New folder (2)\P_20160318_102044_1_p.jpg

Dibawah ini menu yang telah disediakan ada beberapa simbol untuk menavigasi pilihan - pilihan, yaitu :

-    ↑↓     : digunakan untuk memilih item yang akan diubah

-    ←→ : digunakan untuk memindahkan screen (layar).

-    +/-   : untuk mengubah value dan mengubah urutan sesuatu, misalnya urutan device yang digunakan untuk booting utama bisa di ubah dengan menggunakan tombol + / -.

  - Enter : mengkonfirmasi perubahan yang terjadi.

  - F9     :  digunakan untuk mengatur settingan default untuk baik itu hardware ataupun sistem  yang ada pada komputer anda.

  - F10  : digunakan untuk keluar dari BIOS setup, jika anda sudah menekannya maka akan keluar kotak dialog dimana anda akan diberikan pertanyaan apakah anda ingin keluar dan menyimpan settingan anda jika iya maka pilih Yes, jika tidak maka pilih No.

  - Esc    :  mengembalikan ke halaman sebelumnya.

 

 

 

 

 

 

Berikut in adalah error message pada AMI dan AWARD Bios :

AMI BIOS

-          1x bunyi bip

Kegagalan refresh DRAM. Sistem mempunyai masalah mengakses memori untuk merefreshnya.

-          2x bunyi bip

Kegagalan rangkain parity. Pada data yang ditransmisikan dalam komputer, biasanya ditambahkan parity bit yang berfungsi untuk mendeteksi dan koreksi error. Hal ini kemungkinan disebabkan adanya masalah pada memori atau motherboard.

-          3x bunyi bip

Kegagalan base memori 64K. Base memori 64K adalah 64 KB memori yang pertama pada RAM. Kegagalan ini bisa disebabkan slot memori yang dikelompokkan dalam modul yang memiliki chip rusak.

-          4x bunyi bip

Kegagalan system timer. Kemungkinan terdapat kesalahan pada satu atau lebih timer yang digunakan untuk mengontrol fungsi-fungsi pada motherboard.

-          5x bunyi bip

Kegagalan prosesor. Dapat disebabkan panas berlebih, atau karena prosesor tidak terpasang benar ke dalam socketnya.

-          6x bunyi bip

Kegagalan keyboard controller/gate A20. Keyboard controller adalah chip pada motherboard yang mengedalikan keyboard Anda.

-          7x bunyi bip

Kesalahan prosesor.

-          8x bunyi bip

Kesalahan baca/tulis memory display.

-          9x bunyi bip

Kerusakan BIOS.

-          10x bunyi bip

Kesalahan CMOS.

-          11x bunyi bip

Kerusakan cache memori.

AWARD BIOS

Award lebih menyukai pesan lewat monitor. Tapi ada saatnya video card tidak berfungsi dan pesan ditampilkan menggunakan kode bip tersebut. Oleh karena itu, kode bip pada BIOS tipe ini lebih sedikit. Kode bip pada BIOS ini juga seperti tanda morse, mengkombinasikan bip panjang dan pendek.

-          1 bip panjang

Masalah pada memori. Kemungkinannya adalah memori tidak terpasang benar, atau juga chip memori rusak. Bisa juga berhubungan dengan kerusakan motherboard.

-          1 bip panjang, 2 bip pendek

Kesalahan sistem video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk menuliskan pesan error ke layar. Ada beberapa kemungkinan, antara lain video card dipasang pada sistem yang sudah ada video card onboard, atau menggunakan IRQ yang sudah terpakai untuk video card tersebut sehingga terjadi konflik. Kemungkinan lain, video card tidak terpasang dengan baik.

-          1 bip panjang, 3 bip pendek

Sama seperti di atas, ada kesalahan pada video. BIOS tidak dapat mengakses sistem video untuk

menampilkan pesan kesalahan ke layar. Suara bip sambung menyambung Dapat disebabkan memori atau video card.

-          1, 2, dan 3x bunyi bip

Memory bermasalah.

-          4, 5, 7 dan 10x bip

Motherboard bermasalah atau rusak.

-          6x bip

Chip keyboard bermasalah.

-          8x bip

Memory error pada video adapter.

-          9x bip

Menandakan kegagalan chip BIOS.

-          11x bip

Cache memory rusak.

       

 Kesimpulan

Dapat disimpulkan BIOS (Basic Input Output System) adalah bagian dari komputer yang berisikan kumpulan informasi tentang motherboard,langsung berkomunikasi dengan perangkat keras komputer atau bagian komputer yang mengatur sistem input output komputer dan mengatur semua perangkat atau komponen yang ada di motherboard.

 

BIOS merupakan hal yang sangat vital dapat membantu kita saat hendak melakukan troubleshooting pada kerusakan komputer, misalnya :

a.       Kasus komputer mati total ternyata bisa diatasi dengan me-Reset BIOS komputer.

b.      Saat untu melakukan Instalsi windows pengaturan FirsBoot harus diatur terlebih dahlu disini.

c.       Melihat spesifikasi perangkat komputer.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SKRIPSI PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKIF PADA MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK N 8 PADANG

MAKALAH TEKNOLOGI INFORMASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI BAGI ANAK USIA DINI

LAPORAN PRATIKUM PEMELIHARAAN PERANGKAT KOMPUTER MERAKIT PC