Fungsi Aktivasi Sigmoid Bipolar atau tangen hiperbolik(tanh)
Fungsi
Aktivasi Sigmoid Bipolar atau tangen hiperbolik(tanh)
Fungsi ini digunakan untuk jaringan syaraf yang
dilatih dengan menggunakan metode backpropagation. Fungsi sigmoid bipolar pada
dasarnya hampir sama dengan fungsi biner namun interval outputnya antara -1
sampai 1.
Fungsi Sigmoid memiliki nilai maksimum = 1. Maka
untuk pola yang memiliki target > 1, pola masukan dan keluaran harus
ditransformasi terlebih dahulu sehingga semua polanya memiliki range yang sama
seperti fungsi Sigmoid yang dipakai.
Sifat fungsi sigmoid bipolar
-
Kontinue
-
Terdiferensial dengan
mudah
-
fungsi yang tidak
turun.
Perumusan
dari fungsi ini adalah sebagai berikut:
Contoh :
a
adalah parameter bentuk dari fungsi tanh. Dengan mengubah harga a
maka bentuk fungsi tanh akan berbeda-beda seperti Contoh
:
Andaikan
kita mempunyai sebuah neural network dengan 4 input dan bobot yang telah ditetapkan seperti gambar :
Jst dengan 4 input dan bobot
Maka output R dari neuron
sebelum dikenai fungsi aktivasi adalah :
Dan fungsi aktivasi sigmoid nya adalah :
Keterangan :
·
BackPropagation : Algoritma
pembelajaran untuk memperkecil tingkat error dengan cara menyesuaikan bobotnya
berdasarkan perbedaan output dan target yang diinginkan. BackPropagation
(BP) atau Multilayer Perceptron (MP) adalah salah satu metode JST yang paling
banyak digunakan, karena modelnya yang hampir sama dengan sistem pengendalian
secara umum (input – proses – output – feedback).
·
Kontinue : berkelanjutan
·
Terdiferensial : berubah
dengan baik
·
Fungsi aktivasi yang
biasa digunakan untuk keluaran yang berupa nilai rentang adalah fungsi sigmoid.





Komentar
Posting Komentar